, ,

Ramai-ramai Menyoal Kenaikan Mendadak Harga BBM Non Subsidi

oleh -9 Dilihat

Jangkauan Jakarta UtaraKenaikan mendadak harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Sejumlah jenis BBM seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan mulai 18 April 2026.

Kondisi ini memicu beragam respons, mulai dari keluhan pengguna kendaraan pribadi hingga perdebatan mengenai mekanisme penentuan harga energi di Indonesia.

Jenis BBM yang Mengalami Kenaikan

Berdasarkan penyesuaian terbaru, harga beberapa BBM non subsidi naik tajam. Pertamax Turbo tercatat melonjak hingga kisaran Rp19.400–Rp20.250 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami kenaikan besar dibanding harga sebelumnya.

Meski demikian, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tetap tidak mengalami perubahan harga hingga akhir 2026.

Harga BBM
Harga BBM

Baca juga: Menteri Pigai Curiga Ada Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Pelaporan Feri Amsari-Ubedilah Badrun

Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Pengamat ekonomi menilai kenaikan ini merupakan konsekuensi dari melonjaknya harga minyak global serta dinamika geopolitik internasional. BBM non subsidi memang mengikuti mekanisme pasar yang disesuaikan dengan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Karena itu, penyesuaian harga dinilai sulit dihindari, terutama ketika harga energi global berada dalam tren naik.

Keluhan Masyarakat Meningkat

Di media sosial dan berbagai forum publik, banyak warga mempertanyakan kenaikan yang dinilai mendadak. Sebagian masyarakat mengaku terkejut karena lonjakan harga cukup tinggi, khususnya untuk BBM diesel non subsidi.

Keluhan paling banyak datang dari pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha transportasi yang khawatir biaya operasional meningkat.

Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi

Pemerintah menegaskan bahwa yang mengalami kenaikan adalah BBM non subsidi, sementara harga BBM subsidi tetap ditahan demi menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan ini disebut sebagai langkah untuk menyeimbangkan stabilitas ekonomi dan beban APBN.

Dengan kondisi ini, isu kenaikan BBM non subsidi diperkirakan masih akan terus menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu ke depan.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.